Senin, 09 Maret 2026

Bangkitkan Kembali Dana CBD, Banjar Adat Tegenan Kelod Gelar Serah Terima di Pura Dalem Putra

Banjar Adat Tegenan Kelod kembali menginisiasi pertemuan sekaligus menggelar serah terima dana CBD (Community Based Development) sebagai tindak lanjut keputusan Paruman Agung Krama Banjar Adat Tegenan Kelod pada 7 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 di Bale Pesanekan Pura Dalem Putra.

Dalam pertemuan tersebut diungkapkan bahwa dana CBD yang pada tahun 2009 mendapat bantuan sebesar Rp50 juta kini tercatat tersisa Rp58 juta dalam pengelolaannya. Ketua CBD lama, I Made Gunarta, menjelaskan bahwa perjalanan pengelolaan dana tersebut mengalami berbagai kendala sehingga banyak pinjaman yang macet. Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain bencana alam seperti meletusnya Gunung Agung(2017) serta dampak pandemi Covid-19.

Acara serah terima ini disaksikan oleh Bendesa Desa Adat Tegenan, Penyarikan Desa, para prejuru banjar, Klian Subak Lipang, Klian Subak Abian, Klian Pura Manik Harum, Pemangku Pura Dalem, Pemangku Pura Gua Gala Gala dan Pemangku Pura Tulak Tanggul. Turut hadir pula sejumlah nasabah yang masih memiliki tunggakan pinjaman.

Kelian Banjar Adat Tegenan Kelod sekaligus Kelian Pura Dalem, I Wayan Suiji, selaku inisiator kebangkitan kembali dana tersebut, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program CBD merupakan bantuan pemerintah yang diberikan sejak tahun 2009. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendorong kemandirian komunitas desa atau banjar adat.

Menurutnya, dana tersebut sejatinya dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Namun karena selama kurang lebih 17 tahun tidak berjalan optimal, kini saatnya dibangkitkan kembali.

“Karena sudah lama terlelap, mari kita bangunkan kembali untuk kepentingan bersama. Dana ini saya minta kepada Jero Bendesa agar bisa digunakan untuk kepentingan Banjar Adat, khususnya di Pura Dalem,” seperti keputusan paruman agung Januari lalu,ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa CBD akan dimaknai kembali secara lokal dengan nama Cecingkreman duwe Bhatara Dalem, yang memiliki makna spiritual lebih mendalam serta diharapkan mendapat restu dari Ida Bhatara Dalem. Program Cecingkreman/SP tersebut rencananya akan diluncurkan pada hari Buda Wage Klau, bertepatan dengan piodalan Ida Bhatara. Ia juga meminta para prejuru yang hadir untuk ikut membantu meminjam dana tersebut agar perputaran dana dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Bendesa Desa Adat Tegenan, I Ketut Wanayasa, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah yang diambil oleh Kelian Banjar Adat merupakan upaya tepat untuk mengamankan aset desa yang selama belasan tahun tidak berjalan.

“Aset desa berupa dana CBD yang sempat mati suri kini dibangkitkan kembali sebagai aset Banjar Adat, khususnya untuk Pura Dalem Putra. Saya selaku Bendesa merestui langkah ini,” ungkapnya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan agar pengelolaan dana tetap memperhatikan kemungkinan adanya tuntutan laporan dari pemerintah, mengingat dana tersebut berasal dari program bantuan pemerintah, meskipun kini namanya diubah menjadi Cecingkreman duwe  Bhatara Dalem. Tolong buatkan regulasinya seperti perarem tentang tata cara peminjaman,suku bunga,termasuk sanksinya,agar berjalan tertib sehingga ada manfaat buat krama Banjar Adat Tegenan Kelod.

Ia berharap dengan restu Ida Bhatara serta dukungan krama banjar, program Cecingkreman duwe Bhetara Dalem ini dapat berjalan dengan baik ke depannya. Kepada warga yang masih memegang atau meminjam dana tersebut, ia juga mengimbau agar segera mengembalikannya dengan kesadaran sendiri.

“Kepada krama yang masih memegang atau meminjam, mohon dengan kesadaran diri segera mengembalikan duwen Ida Bhatara Dalem,” pungkasnya.(manixs)

Regestrasi peserta/Penandatanganan daftar hadir

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Ketua CBD lama  I Made Gunarta

Serah terima pengelolaan CBD (Cecingkreman duwe Bhetara Dalem)

Vidio kegiatan serah terima pengelolaan CBD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar